Blora- Ratusan warga Kecamatan Randublatung mengikuti kegiatan Jalan Sehat dan Sosialisasi Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Penyakit Tidak Menular, bekerja sama dengan Anggota Komisi IX DPR RI, Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kp, M.Kep.di SMK Muhammadiyah Randublatung Minggu (23/11/2025).
Acara yang berlangsung meriah pada Minggu pagi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan penyakit tidak menular, seperti diabetes, hipertensi, stroke, dan penyakit jantung, melalui pola hidup sehat.
Edy Wuryanto Ajak Masyarakat Biasakan Hidup Sehat
Dalam sambutannya, Dr. H. Edy Wuryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmennya bersama Kemenkes RI untuk terus mengedukasi masyarakat tentang bahaya PTM yang banyak dipicu gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari.
“Penyakit tidak menular kini menjadi ancaman serius. Kita harus mulai disiplin bergerak, makan sehat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” tegasnya.
Kegiatan di Randublatung ini juga dihadiri oleh tim dari Direktorat Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI.
Mereka memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai faktor risiko PTM, pentingnya deteksi dini, serta langkah-langkah pencegahan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
Dari Provinsi Jawa Tengah
Para pejabat tersebut menyampaikan dukungan penuh terhadap program pencegahan PTM dan mengajak masyarakat Randublatung untuk terus menjaga kesehatan dengan aktif bergerak dan rutin melakukan cek kesehatan.
Rangkaian Acara Semakin Semarak
Setelah jalan sehat,yang di ikuti masyarakat,ratusan siswa SMK Muhammadiyah peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi PTM, pembagian doorprize, serta kampanye gerakan hidup sehat. Masyarakat terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Kegiatan Jalan Sehat dan Sosialisasi Faktor Risiko PTM ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Randublatung terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam menekan angka penyakit tidak menular di Kabupaten Blora.(RED-HB).

