DPD Golkar Blora Gelar Muscam, Perkuat Organisasi Jelang Pemilu 2029

BLORA – DPD Partai Golkar Kabupaten Blora mulai menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) sebagai bagian dari konsolidasi organisasi yang dilakukan secara nasional Minggu ( 21/06/2026).Melalui agenda ini, Golkar Blora menargetkan penguatan struktur partai hingga tingkat desa sebagai persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora, Siswanto, S.Pd., M.H., mengatakan Muscam dilaksanakan serentak sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
“Sesuai arahan dan kebijakan nasional Partai Golkar, saat ini kami sedang melaksanakan konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan secara serentak di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Blora, Muscam mulai kami laksanakan hari ini untuk Kecamatan Ngawen, Tunjungan, dan Banjarejo,” ujar Siswanto.
Ia menjelaskan, Muscam akan dilanjutkan di kecamatan lainnya dengan target seluruh pelaksanaan di 16 kecamatan selesai pada bulan ini.
Menurut Siswanto, Muscam merupakan agenda organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali untuk memilih dan menetapkan kepengurusan Partai Golkar di tingkat kecamatan.
“Hari ini hadir sekitar 100 pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Blora. Selain itu, terdapat 64 desa dan kelurahan yang nantinya akan memiliki kepengurusan Partai Golkar yang aktif. Setiap kepengurusan kecamatan terdiri dari delapan orang pengurus,” katanya.
Setelah Muscam selesai, Golkar Blora akan melanjutkan Musyawarah Desa dan Kelurahan (Musdes/Muskel) pada Juli mendatang. Kegiatan tersebut bertujuan membentuk sekaligus menetapkan kepengurusan partai di 295 desa dan kelurahan se-Kabupaten Blora.
Siswanto menegaskan, penguatan organisasi hingga tingkat desa menjadi langkah penting dalam menghadapi tahapan Pemilu yang direncanakan mulai berlangsung pada Februari 2027, khususnya terkait verifikasi partai politik.
“Pada tahapan tersebut akan dilakukan verifikasi partai politik, mulai dari kepengurusan tingkat pusat, provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa, termasuk struktur organisasi dan jumlah anggota. Semua itu menjadi syarat penting bagi partai politik untuk dapat mengikuti Pemilu,” jelasnya.
Ia optimistis Partai Golkar mampu menghadapi tahapan tersebut karena memiliki pengalaman panjang dan struktur organisasi yang telah terbentuk hingga tingkat bawah.
“Partai Golkar telah berdiri sejak tahun 1964 dan memiliki pengalaman panjang dalam demokrasi Indonesia. Dengan struktur organisasi yang lengkap mulai dari pusat hingga desa, kami optimistis mampu memenuhi seluruh persyaratan dan tetap menjadi partai yang eksis serta dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
Melalui konsolidasi ini, Golkar Blora berharap dapat membangun organisasi yang semakin solid, memperkuat basis di akar rumput, dan siap menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.(RED-HB).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *