BLORA – Keberadaan kendaraan milik organisasi masyarakat (ormas) GRIB Jaya terlihat di kawasan pertigaan Pilang, Randublatung, saat berlangsungnya perlintasan trailer bermuatan berat milik Pertamina. Kehadiran tersebut sempat menjadi perhatian warga yang melintas di lokasi.
Setelah dikonfirmasi oleh redaksi Media Halo Blora, Ketua DPC GRIB Jaya Blora, Dwi Jatmiko, membenarkan bahwa anggotanya berada di lokasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memantau situasi sekaligus meminta kejelasan dari pihak Pertamina terkait berbagai keluhan masyarakat.
Menurutnya, warga mengeluhkan kondisi Jembatan Pilang yang telah dilakukan penambahan bantalan. Penambahan tersebut justru menimbulkan perbedaan ketinggian yang cukup signifikan antara badan jembatan dan jalan raya. Akibatnya, sejumlah kendaraan—terutama jenis sedan—kerap tersangkut, bahkan dilaporkan ada pengendara sepeda motor yang terjatuh karena kondisi tersebut.
“Ini menyangkut keselamatan pengguna jalan. Kami meminta agar segera diberi marka peringatan yang jelas, serta dilakukan perataan agar tidak terjadi perbedaan ketinggian yang membahayakan,” ujar Dwi Jatmiko.
Selain itu, GRIB Jaya juga menyoroti kondisi Jembatan Kedungsambi yang dilintasi kendaraan berat dan dilaporkan mengalami longsor di bagian sisi jembatan. Mereka mendesak agar pihak Pertamina segera melakukan langkah perbaikan dan penguatan struktur guna mencegah kerusakan yang lebih parah.
Jembatan tersebut dinilai memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah, khususnya jalur Randublatung–Menden yang merupakan ruas jalan kabupaten. Secara klasifikasi, jalan tersebut termasuk dalam kategori Jalan Kelas III yang umumnya hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan beban maksimal sekitar 8 ton.
Apabila kerusakan hingga menyebabkan putusnya akses jembatan, dampaknya diperkirakan akan sangat besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Randublatung dan Kecamatan Kradenan. Selain itu, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan kerugian bagi Pemerintah Kabupaten Blora.
Ketua DPC GRIB Jaya Blora mengimbau agar pihak Pertamina segera mengambil langkah konkret dan responsif terhadap kondisi di lapangan.
“Kami berharap ada perhatian serius dan tindak lanjut secepatnya. Perbaikan dan penguatan harus segera dilakukan sebelum kondisi semakin memburuk dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” tegasnya.(RED-HB).
Ormas GRIB Jaya Pantau Perlintasan Trailer Pertamina di Randublatung, Soroti Kondisi Jembatan dan Keselamatan Pengguna Jalan

