Pererat Silaturahmi dan Ingat Kematian, Takmir Masjid An-Nur Beran Gelar Ziarah Kubro Perdana

BLORA – Suasana khidmat menyelimuti kompleks Makam Umum Ngampon-Beran, Kelurahan Beran, Kecamatan Blora pada Kamis sore (19/03/2026). Ratusan warga tampak memadati area pemakaman untuk mengikuti kegiatan Ziarah Kubro dan Tahlil Umum yang diselenggarakan oleh Takmir Masjid An-Nur Beran.
​Kegiatan yang dilaksanakan di penghujung bulan suci Ramadan ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari warga setempat hingga para pemudik yang baru saja tiba di kampung halaman.
​Tiga Kriteria Utama
​Ketua Panitia sekaligus tokoh agama setempat, Kiai Untung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda perdana yang diinisiasi dengan tiga tujuan utama bagi umat Muslim.
​Pertama, sebagai bentuk edukasi bagi warga untuk senantiasa mendoakan para ahli kubur.
​”Kami mengajak masyarakat untuk belajar selalu mengingat kematian dengan memberikan salam kepada almarhum. Harapannya, jika kita rutin mendoakan mereka, kelak saat kita meninggal, ruh kita akan disambut dengan gembira oleh ruh-ruh lainnya,” ujar Kiai Untung saat ditemui di lokasi kegiatan.
​Kedua, ziarah ini menjadi sarana tausiyah diri. Dengan melihat nisan dan batu tetenger, masyarakat diingatkan kembali bahwa setiap yang bernyawa pasti akan kembali ke haribaan Tuhan.
​Ketiga, dan yang tidak kalah penting, adalah sebagai sarana mempererat tali silaturahmi.
“Kegiatan ini menyatukan warga dari berbagai dukuhan, seperti Ngampon dan Beran, yang mungkin jarang bertemu karena kesibukan masing-masing. Di sini mereka berkumpul dalam satu doa,” tambahnya.
​Akan Menjadi Agenda Rutin
​Melihat antusiasme warga yang begitu besar, pihak Takmir Masjid An-Nur berencana menjadikan Ziarah Kubro ini sebagai agenda tetap tahunan.
​”Insyaallah, ke depan akan kami laksanakan secara rutin. Kami jadwalkan setiap malam Jumat pada minggu terakhir di bulan Ramadan. Semoga kita semua senantiasa dipertemukan dengan Ramadan-Ramadan berikutnya,” pungkas Kiai Untung.
​Kegiatan ini pun diakhiri dengan pembacaan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh para ulama setempat, menciptakan suasana haru sekaligus religius di tengah semarak menyambut hari raya Idulfitri.(RED-HB).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *