BLORA — Pemerintah Kabupaten Blora terus mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui penguatan layanan di berbagai wilayah. Salah satunya dengan beroperasinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangjati 3 yang diresmikan pada Senin (4/5/2026).
SPPG Karangjati 3 yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Blora tersebut diresmikan oleh Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, serta dihadiri Wakil Bupati Blora sekaligus Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Blora, Hj. Sri Setyorini, bersama jajaran Forkopimda.
Kegiatan peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur, dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional layanan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini menyampaikan apresiasi atas hadirnya SPPG Karangjati 3 sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak.
“Pemerintah Kabupaten Blora menyambut baik berdirinya SPPG Karangjati 3 ini. Diharapkan layanan ini mampu menyediakan makanan bergizi sesuai standar nasional sehingga dapat mendukung pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya mendorong agar pengembangan SPPG ke depan dapat menjangkau wilayah pedesaan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara merata.
“Ke depan, kami berharap pembangunan SPPG tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dapat menjangkau desa-desa seperti di wilayah Menden dan Jati, agar pemerataan layanan gizi dapat terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto menjelaskan bahwa SPPG Karangjati 3 merupakan unit ketiga yang dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Blora.
“SPPG Karangjati 3 ini merupakan unit ketiga yang kami kelola. Kami optimistis pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sebagaimana unit sebelumnya,” jelasnya.
Untuk menjamin kualitas layanan, pihaknya juga melibatkan tim Dokkes Polres Blora dalam melakukan pengawasan secara berkala terhadap kebersihan dan mutu makanan.
“Kami telah menugaskan tim Dokkes untuk melakukan pengecekan rutin, baik dari sisi kebersihan maupun kualitas makanan yang disajikan, sehingga tetap memenuhi standar kesehatan,” ungkapnya.
Pada tahap awal operasional, SPPG Karangjati 3 menargetkan sebanyak 1.050 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar, balita, serta kelompok B3. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di Kabupaten Blora serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.(RED-HB).

