MPP Blora Genap 5 Tahun, Wabup Sri Setyorini: Masyarakat Harus Pulang Membawa Solusi

BLORA – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Blora genap berusia lima tahun pada 3 Juni 2026. Momentum tersebut diperingati dengan suasana sederhana namun penuh makna melalui kegiatan “Ngopi Sinergi” dan Bazar UMKM yang digelar di halaman MPP Blora, Rabu (3/6/2026).
Perayaan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blora itu dihadiri Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, jajaran kepala OPD, instansi vertikal, mitra pelayanan, serta para pelaku UMKM.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini menyampaikan bahwa usia lima tahun merupakan perjalanan yang cukup panjang bagi MPP untuk terus berkembang dan bertransformasi.
“Hari ini MPP Kabupaten Blora genap berusia lima tahun. Lima tahun adalah waktu yang cukup untuk bertumbuh dari sekadar tempat pelayanan bersama (co-location) menjadi pusat integrasi layanan publik yang sesungguhnya,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan MPP tidak diukur dari kemegahan bangunan yang dimiliki, melainkan dari seberapa besar manfaat dan kemudahan yang dirasakan masyarakat saat mengakses pelayanan.
“Saya ingin mengingatkan bahwa MPP bukan sekadar proyek fisik, melainkan komitmen moral. Keberhasilan MPP tidak diukur dari megahnya gedung, tetapi dari seberapa cepat masyarakat pulang membawa solusi atas kebutuhan mereka,” tegasnya.
Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Dhe Rini itu juga memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran MPP Blora yang selama lima tahun terakhir konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia menilai kegiatan bertajuk “Ngopi Sinergi” menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarinstansi demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Saya minta momentum ini dimanfaatkan untuk meruntuhkan ego sektoral. Pelayanan publik yang modern tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Masyarakat tidak peduli Anda berasal dari dinas mana, yang mereka tahu Anda adalah representasi negara dan Pemerintah Kabupaten Blora,” katanya.
Bu Dhe Rini juga berpesan agar seluruh layanan di MPP dapat dijalankan secara luwes, cepat, dan responsif demi memberikan kepuasan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, sinergi pelayanan diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Blora dan BPJS Kesehatan. Kerja sama ini memungkinkan layanan administrasi kepesertaan, informasi, hingga pengaduan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat diakses langsung melalui MPP.
“Dengan masuknya layanan BPJS Kesehatan ke MPP, kita sedang memotong birokrasi agar pelayanan semakin mudah dijangkau masyarakat. Saya minta kedua pihak segera bergerak dan mematuhi SOP yang telah disepakati bersama,” tuturnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya optimalisasi sarana dan prasarana penunjang pelayanan, mulai dari fasilitas teknologi informasi, jaringan internet, hingga aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
“Jangan biarkan masyarakat mengantre tanpa kepastian. Pastikan seluruh fasilitas pendukung pelayanan dalam kondisi prima setiap hari,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh instansi yang tergabung dalam MPP untuk menjadikan peringatan HUT ke-5 sebagai momentum evaluasi dan peningkatan kualitas layanan.
“Tolong cek kembali loket pelayanan masing-masing. Apakah SDM yang ditempatkan sudah melayani dengan senyum? Apakah sudah solutif? Mari bersama-sama membawa MPP Kabupaten Blora naik kelas, menjadi lebih mudah, lebih cepat, lebih nyaman, dan akuntabel,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Blora sekaligus Penanggung Jawab MPP, Bondan Arsiyanti, menjelaskan bahwa peringatan ulang tahun MPP yang berlangsung pada 3 Juni 2026 tersebut merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan pelayanan publik yang telah berlangsung selama lima tahun.
“Perayaan ini kami laksanakan secara sederhana dengan doa bersama, penandatanganan kerja sama DPMPTSP dengan BPJS Kesehatan, penandatanganan perjanjian pinjam pakai gedung antara Imigrasi Kelas I Non TPI Blora dengan DPMPTSP, serta bazar UMKM dari para mitra pelayanan,” jelasnya.
Perempuan yang akrab disapa Danik itu berharap MPP Blora semakin semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, pada peringatan tahun ini juga diperkenalkan inovasi baru bernama Ngopi Sinergi, yang merupakan singkatan dari Ngobrol Produktif untuk Sinergi, Kolaborasi, dan Integrasi.
“Inovasi ini menjadi wadah komunikasi antara perangkat daerah, instansi vertikal, dan seluruh unsur pelayanan publik di MPP. Harapannya, koordinasi semakin baik sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” imbuhnya.
Rangkaian peringatan HUT ke-5 MPP Blora ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Blora bersama Kepala DPMPTSP Blora. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah loket pelayanan yang ada di lingkungan MPP.(RED-HB).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *