BLORA — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kembali menggelar konsolidasi organisasi dan penguatan struktur partai. Setelah sebelumnya menyasar daerah pemilihan (dapil) I, kali ini konsolidasi dilanjutkan di dapil V melalui Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran).
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Desa Gondang, Kecamatan Ngawen, Minggu (6/9/2026). Sekitar 1.200 kader dari tingkat ranting hingga anak ranting hadir dalam kegiatan yang mencakup tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tunjungan, Banjarejo, dan Ngawen.
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Edy Wuryanto, mengatakan konsolidasi merupakan bagian penting dalam menjaga kekuatan organisasi sekaligus memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah.
“Fondasi kekuatan partai adalah para kader yang hadir hari ini, mulai dari ranting sampai anak ranting,” kata Edy.
Menurutnya, konsolidasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar struktur organisasi tetap solid dan komunikasi antarkader semakin kuat. Namun, kekuatan organisasi tersebut harus diimbangi dengan kerja nyata dan kontribusi kader di tengah masyarakat.
“Kekuasaan itu dibutuhkan untuk kemaslahatan orang banyak,” ujarnya.
Edy juga mendorong kader-kader muda untuk mulai mempersiapkan diri mengambil estafet kepemimpinan partai pada masa mendatang.
Ia menilai generasi muda harus memiliki semangat, kerja keras, kecerdasan, kreativitas, serta kemampuan membangun jaringan.
“Pemikiran anak-anak muda sekarang harus cerdas, kreatif, dan inovatif,” katanya.
Edy berharap rangkaian konsolidasi yang dilakukan secara bertahap di sejumlah dapil dapat semakin memperkuat struktur PDI Perjuangan Blora, khususnya hingga tingkat ranting dan anak ranting.
Selain memperkuat organisasi, kader juga diharapkan semakin aktif hadir di tengah masyarakat dan mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora, Subroto, menjelaskan bahwa Musran dan Musanran merupakan forum musyawarah partai di tingkat ranting dan anak ranting yang dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
“Ini yang setiap lima tahun selalu dan terus kita lakukan. Musran merupakan musyawarah ranting dan Musanran adalah musyawarah anak ranting. Keduanya menjadi bagian penting dalam konsolidasi partai hingga tingkat paling bawah,” jelasnya.
Subroto mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk membangun semangat baru bersama jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blora di bawah kepemimpinan Andita Nugrahanto.
Menurutnya, penguatan organisasi tidak sebatas membentuk kepengurusan, tetapi juga memastikan seluruh kader tetap terlibat dan merasa menjadi bagian dari perjuangan partai.
“Kami berharap perubahan dan semangat baru dimulai malam ini. Mari kita bangun kembali kebersamaan dan soliditas untuk memenangkan PDI Perjuangan,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh kader di tingkat ranting dan anak ranting untuk aktif turun ke masyarakat. Kader diminta membangun komunikasi sekaligus merangkul para kader senior dan sesepuh partai yang selama ini telah memberikan kontribusi terhadap perjalanan organisasi.
“Jangan sampai ada kader yang merasa ditinggalkan. Kita harus turun ke bawah, mengajak dan merangkul semuanya, termasuk para sesepuh dan kader senior yang hari ini belum bisa hadir,” ujarnya.
Sebelumnya Konsolidasi Dapil I
Sebelum menyasar dapil V, DPC PDI Perjuangan Blora telah menggelar konsolidasi di dapil I yang meliputi Kecamatan Blora, Jepon, Jiken, dan Bogorejo.
Kegiatan tersebut diikuti 1.388 kader yang tergabung dalam struktur organisasi partai.
Berdasarkan data kepengurusan, struktur organisasi di dapil I mencakup 78 desa, 44 PAC, 546 ranting, 266 dukuh, dan 798 anak ranting.
Kecamatan Blora tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kader terbanyak, yakni 528 orang. Selanjutnya Kecamatan Jepon sebanyak 411 orang, Bogorejo 238 orang, dan Jiken 211 orang.
Di Kecamatan Jepon terdapat 175 anggota ranting dan 225 anggota anak ranting. Kecamatan Jiken memiliki 77 anggota ranting dan 123 anggota anak ranting. Sedangkan Kecamatan Bogorejo terdiri atas 98 anggota ranting dan 129 anggota anak ranting.
Rangkaian konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya PDI Perjuangan Blora memperkuat organisasi dan menjaga soliditas kader dari tingkat DPC hingga struktur paling bawah.(RED-HB).

