BLORA – Momentum tahun ajaran baru dimanfaatkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora untuk memperkuat akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan, Baznas kembali menyalurkan dana zakat sebesar Rp300 juta dalam bentuk beasiswa pendidikan.
Ketua Baznas Blora, Sutaat, mengatakan penyaluran dana zakat tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali bekerja sama dengan UPZ Dinas Pendidikan.
“Hari ini kami melaksanakan pentasyarufan atau pendistribusian dana zakat melalui UPZ Dinas Pendidikan dengan total bantuan sebesar Rp300 juta,” ujar Sutaat, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran pada periode Juni sengaja disesuaikan dengan dimulainya tahun ajaran baru karena kebutuhan pendidikan siswa biasanya meningkat. Sebanyak 350 siswa menerima bantuan masing-masing sebesar Rp300 ribu.
Baznas juga memastikan program tersebut akan berlanjut pada Juli mendatang dengan nominal bantuan yang sama.
“Insya Allah pada bulan Juli nanti juga akan disalurkan bantuan sebesar Rp300 ribu untuk setiap penerima,” katanya.
Menurut Sutaat, dana beasiswa dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sekolah, seperti pembelian seragam, buku, alat tulis, maupun perlengkapan belajar lainnya.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Baznas melibatkan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan di setiap kecamatan dalam pendataan siswa jenjang SD, sedangkan untuk jenjang SMP pendataan dilakukan melalui kepala sekolah.
“Kami melibatkan korwil di masing-masing kecamatan untuk SD, sedangkan SMP melalui kepala sekolah,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar data penerima yang diajukan tidak tumpang tindih sehingga bantuan dapat menjangkau lebih banyak siswa yang benar-benar membutuhkan.
“Saya mohon jangan sampai ada data penerima yang ganda (double),” tegasnya.
Sutaat menambahkan, program beasiswa pendidikan dari dana zakat ini telah berjalan selama beberapa tahun dan menjadi salah satu program unggulan Baznas Blora.
“Selama saya menjabat, program ini terus berjalan,” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan bahwa zakat yang dihimpun melalui UPZ Dinas Pendidikan menjadi penyumbang terbesar bagi Baznas Blora, dengan kontribusi lebih dari 50 persen dari total penghimpunan zakat.
Melalui program ini, Baznas berharap dapat membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak sekaligus memastikan dana zakat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar digunakan untuk kebutuhan pendidikan, terutama dalam menghadapi tahun ajaran baru,” pungkasnya.(RED-HB).
Baznas Blora Salurkan Rp300 Juta Beasiswa untuk 350 Siswa Kurang Mampu Sambut Tahun Ajaran Baru

