127 Pesilat Ramaikan Open Blora Championship IV 2026, IPSI Dorong Pembinaan Atlet dan Persatuan Antarperguruan

BLORA – Sebanyak 127 pesilat dari berbagai daerah ambil bagian dalam Pencak Silat Open Blora Championship IV 2026 yang digelar di GOR Mustika, Kabupaten Blora, Sabtu (25/7/2026). Kejuaraan yang berlangsung selama satu hari tersebut diikuti atlet putra dan putri dari Kabupaten Blora, Kudus, Pati, dan Rembang.
Ketua Panitia, Sumarno, mengatakan kejuaraan ini menjadi wadah kompetisi sekaligus ajang silaturahmi bagi pesilat dari berbagai perguruan. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan memberikan pengalaman bertanding kepada atlet-atlet pemula sebagai bekal untuk mengikuti kejuaraan pada jenjang yang lebih tinggi.
“Open Blora Championship ini bertujuan menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi antar pesilat dari berbagai perguruan di Kabupaten Blora dan sekitarnya. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi sarana menambah jam terbang bagi pesilat pemula agar siap mengikuti jenjang pertandingan yang lebih tinggi dan mampu meraih prestasi,” ujar Sumarno.
Ia menjelaskan, antusiasme peserta pada pelaksanaan kejuaraan tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 127 atlet putra dan putri dari empat kabupaten, yakni Blora, Kudus, Pati, dan Rembang, turut bersaing memperebutkan prestasi di berbagai nomor pertandingan.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Blora, Yuyus Waluyo, berharap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa dapat terus dilestarikan sekaligus menjadi perekat persatuan antarperguruan.
“Kami berharap pencak silat tetap menjadi bagian dari warisan budaya leluhur yang terus lestari. Melalui kegiatan seperti ini, seluruh perguruan dapat saling mengenal sehingga mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, serta meminimalisasi potensi konflik antarperguruan di Kabupaten Blora,” kata Yuyus.
Anggota DPRD Kabupaten Blora tersebut juga menegaskan komitmennya untuk mendorong perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga pencak silat. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan milik daerah maupun swasta, sangat diperlukan agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal.
“Dukungan dari pemerintah maupun perusahaan sangat dibutuhkan agar pembinaan atlet berjalan maksimal. Dengan adanya sponsor, diharapkan para atlet dapat mengikuti berbagai kejuaraan tanpa terkendala persoalan pendanaan, sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Blora di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan Open Blora Championship IV 2026, diharapkan lahir bibit-bibit atlet pencak silat berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Blora di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional, sekaligus memperkuat persaudaraan dan sportivitas di antara seluruh perguruan pencak silat.(RED-HB).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *