BLORA – Komunitas HANKIS terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan seni dan budaya Indonesia, khususnya budaya Jawa. Komunitas yang diprakarsai oleh Hanto selaku Ketua GSS (Group Seduluran Selawase) bersama Sri Kiswati ini aktif menggelar berbagai kegiatan seni sebagai upaya menjaga eksistensi budaya tradisional di tengah perkembangan zaman.
Salah satu kegiatan yang menjadi andalan adalah pembentukan grup Ketoprak Humor dan Seni Tari. Kedua wadah tersebut tidak hanya menjadi sarana bagi anggota untuk menyalurkan bakat dan kreativitas, tetapi juga bertujuan menghibur masyarakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya Jawa.
Menurut Sri Kiswati, semangat kebersamaan menjadi fondasi utama dalam membangun komunitas ini. Melalui pertunjukan ketoprak humor yang dikemas ringan dan menghibur, serta penampilan seni tari yang menampilkan keindahan budaya Jawa, Komunitas HANKIS ingin mengajak masyarakat untuk kembali mencintai kesenian tradisional.
Saat ini, Komunitas HANKIS beranggotakan lebih dari 30 orang yang berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kabupaten Blora, Rembang, dan Cepu. Keberagaman anggota menjadi kekuatan dalam mempererat persaudaraan sekaligus memperluas upaya pelestarian seni budaya di wilayah tersebut.
Ke depan, Komunitas HANKIS berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai kegiatan seni, mengadakan pertunjukan, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, ketoprak humor dan seni tari dapat terus dikenal, dicintai, dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sebagai warisan budaya yang patut dijaga bersama.(RED-HB).
Komunitas Group Seduluran Selawase HANKIS Lestarikan Seni Budaya Lewat Ketoprak Humor dan Seni Tari

