Edy Wuryanto:Pembangunan Sumber Daya Manusia Menjadi Fondasi Penting Bagi Masa Depan Indonesia

BLORA – Ribuan masyarakat Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, mengikuti jalan sehat bersama dalam rangka Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) bersama mitra kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Gajah Mada, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, tersebut menghadirkan Anggota DPR RI Komisi IX, Dr. H. Edy Wuryanto, S.Kep., M.Kep., sebagai mitra kerja BKKBN dalam menyosialisasikan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana kepada masyarakat.

Acara diawali dengan jalan sehat yang diikuti ribuan warga Kunduran. Suasana kebersamaan dan antusiasme masyarakat mewarnai kegiatan yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat, tetapi juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pembangunan keluarga berkualitas.

Dalam sosialisasi tersebut, Edy Wuryanto menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, kualitas generasi bangsa harus dipersiapkan sejak dini, terutama melalui pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan.

“Indonesia ke depan akan dibangun melalui sumber daya manusia. Dimulai dari gizi 1.000 hari pertama kehidupan yang harus baik, sejak janin dalam kandungan, lahir, hingga anak berusia dua tahun. Otaknya harus cerdas terlebih dahulu,” ujar Edy Wuryanto.

Ia menjelaskan, periode 1.000 hari pertama kehidupan merupakan masa krusial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemenuhan gizi yang optimal pada fase tersebut sangat menentukan perkembangan otak, kecerdasan, serta kualitas kesehatan anak di masa mendatang.

Karena itu, perhatian terhadap pemenuhan gizi tidak boleh hanya diberikan kepada anak, tetapi juga harus dimulai dari kondisi ibu sejak masa kehamilan, persalinan, hingga menyusui.

“Ibu hamil harus mendapatkan perhatian dan pemenuhan gizi yang cukup. Begitu juga ibu yang melahirkan dan ibu menyusui. Generasi ini harus benar-benar diperhatikan gizinya,” tegasnya.

MBG Harus Memperhatikan Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Dalam kesempatan tersebut, Edy Wuryanto juga menyoroti pentingnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar memperhatikan kebutuhan kelompok yang rentan, khususnya ibu hamil dan ibu menyusui.

Menurutnya, upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Pemenuhan gizi sejak masa kehamilan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah stunting dan melahirkan generasi yang sehat serta berkualitas.

Edy juga menyampaikan pentingnya gerakan bersama dalam mencegah stunting, salah satunya melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Selain itu, ia menyinggung Gerakan Ayah Teladan Indonesia sebagai upaya mendorong keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak dan pembangunan keluarga.

Menurutnya, pembangunan keluarga berkualitas tidak dapat hanya dibebankan kepada ibu. Peran ayah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah harus berjalan beriringan untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Dihadiri Sejumlah Pejabat dan Tokoh Masyarakat

Kegiatan sosialisasi Program Bangga Kencana tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya dr. Nurizky Permajati, M.H., perwakilan mitra BKKBN Pusat, serta Al Khafid Hidayat, S.Pd.I., Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.

Hadir pula anggota DPRD Kabupaten Blora, Eko Adi Nugroho.

Dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kunduran, hadir Camat Kunduran Lusiana, S.E., M.M., Danramil 13/Kunduran Kapten Inf. Subeno, serta Kapolsek Kunduran Iptu Budi Santoso, S.H., M.H.

Sejumlah tokoh Muhammadiyah juga turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya M. Saifuddin, S.(Red-HB).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *