Muskercab PKB Blora 2026–2031, Sarif Abdillah Tegaskan Kemenangan Politik Harus Diiringi Pengabdian

BLORA – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Blora menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) di Gedung Graha Nusantara, Blora, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan strategi politik dan target perjuangan PKB Blora ke depan.
Acara tersebut dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan DPC PKB Kabupaten Blora periode 2026–2031 di bawah kepemimpinan Dr. H. Arief Rohman sebagai ketua definitif.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Tengah, Sarif Abdillah, yang memberikan arahan kepada jajaran pengurus agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian politik, tetapi juga memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Sarif Abdillah menegaskan bahwa keberhasilan PKB dalam meraih kursi legislatif harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan pengabdian nyata kepada masyarakat.
Menurutnya, kemenangan politik bukanlah tujuan akhir perjuangan partai. Lebih dari itu, kepercayaan masyarakat harus dijawab melalui kerja nyata, keberpihakan kepada rakyat, serta kemampuan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Konsolidasi Organisasi dan Target Politik
Forum Muskercab juga menjadi ruang strategis bagi jajaran pengurus untuk mengevaluasi langkah organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dan strategi politik secara kolektif.
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian, mulai dari tata kelola pemerintahan, penguatan ekonomi masyarakat, pengentasan kemiskinan, hingga ketahanan pangan. Berbagai persoalan tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan aktif kader PKB, baik melalui jalur legislatif maupun kerja-kerja sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, perumusan target perolehan kursi legislatif menjadi bagian penting dalam agenda konsolidasi. Penguatan struktur partai hingga tingkat bawah diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap PKB.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PKB Blora dihadapkan pada tantangan untuk memperkuat soliditas internal dan memastikan program partai selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Muskercab ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial organisasi, melainkan menjadi titik awal pelaksanaan program kerja yang terukur, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Blora.
Pesan yang mengemuka dalam forum tersebut jelas: kemenangan politik harus dibuktikan melalui pengabdian. Sebab, ukuran keberhasilan partai bukan semata-mata jumlah kursi yang diraih, melainkan sejauh mana kehadirannya memberikan manfaat bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *